Edelweis

Portal Berita, Artikel & Tutorial Teknologi Terkini

Edelweis

Portal Berita, Artikel & Tutorial Teknologi Terkini

Tips & Trik

Strategi Backup Otomatis Sistem Linux ke Cloud Storage Menggunakan Rclone & Cron Job

Hardware bisa rusak, serangan ransomware bisa terjadi kapan saja, dan kelalaian manusia tidak terhindarkan. Memiliki strategi pencadangan data (disaster recovery) off-site adalah asuransi paling berharga bagi aset digital Anda.

Pusat Data dan Penyimpanan Backup Cloud Terdistribusi
Ilustrasi: Replikasi dan sinkronisasi data terjadwal ke penyimpanan cloud terdistribusi dengan Rclone dan Cron Job.

1. Instalasi dan Setup Rclone

sudo apt install rclone -y
rclone config

Ikuti wizard interaktif untuk menghubungkan Rclone ke Google Drive, AWS S3, Cloudflare R2, atau Backblaze B2 (beri nama remote misalnya gdrive-backup).

2. Skrip Otomatisasi Backup (/usr/local/bin/backup-harian.sh)

#!/bin/bash
TANGGAL=$(date +%Y-%m-%d)
FOLDER_BACKUP="/tmp/backup-$TANGGAL"
mkdir -p "$FOLDER_BACKUP"

# Dump database MySQL
mysqldump -u root -pPasswordKuat --all-databases > "$FOLDER_BACKUP/database_all.sql"

# Tar folder web dan data
tar -czf "$FOLDER_BACKUP/web_data.tar.gz" /var/www

# Upload terenkripsi ke Cloud
rclone copy "$FOLDER_BACKUP" gdrive-backup:ServerBackup/$TANGGAL/

# Bersihkan file lokal temporary
rm -rf "$FOLDER_BACKUP"

3. Penjadwalan dengan Cron Job

Jalankan sudo crontab -e dan tambahkan baris berikut agar backup dieksekusi otomatis setiap pukul 02:00 dini hari:

0 2 * * * /usr/local/bin/backup-harian.sh > /var/log/backup.log 2>&1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *